Intuisi

Apa itu Intuisi?

Intuisi adalah cara kita dalam menerjemahkan pengalaman kita ke dalam sebuah tindakan. Intuisi berkembang karena pengalaman anda. Semakin anda kaya dalam pengalaman, semakin kuat intuisi kita muncul memberikan petunjuk, khususnya ketika menemukan situasi-situasi mirip dengan pengalaman anda di masa lalu. Semakin detil anda mengolah pengalaman anda, semakin ahli diri anda membuat keputusan intuitif. Pengalaman yang terolah dengan baik, berulang dan terakumulasi dan terkait dalam pikiran kelak akan menciptakan pola. Saat anda masuk dalam situasi tertentu, anda merasakan adanya alarm-alarm dalam pikiran anda yang membangkitkan pengenalan atas pola tertentu yang pernah anda bangun berdasar pengalaman anda. Maka, dengan mudah anda membuat keputusan, karena secara sadar maupun tidak sadar anda mendapatkan intuisi atau pengenalan bagaimana harus bertindak dalam situasi seperti itu.

‘Intuisi adalah cara kita menerjemahkan pengalaman kita menjadi penilaian dan keputusan praktis. Intuisi adalah kemampuan mengambil keputusan dengan menggunakan pola untuk mengenali skenario tindakan khusus yang akan diambil.’

Bagan Pengambilan Keputusan Intuisi

Situasi memunculkan Petunjuk yang memungkinkan anda mengenali Pola yang mengaktifkan Skenario Tindakan untuk mempengaruhi Situasi. Suatu pola adalah rangkaian petunjuk yang biasanya menyatu bersama-sama sehingga jika anda melihat sebagian dari petunjuk itu, anda bisa menduga bahwa anda akan menemukan petunjuk lainnya.

Ketika sebuah situasi baru muncul, kita mengenali betul situasi itu dengan cara mencocokkannya dengan pola yang telah kita kenali di masa lalu. Pengenalan terhadap pola menjelaskan bagaimana seseorang bisa membuat keputusan yang efektif tanpa harus melakukan suatu analisis secara seksama.

Semakin banyak pola dan skenario tindakan yang kita miliki semakin pakar kita jadinya dan semakin mudah kita mengambil keputusan.

Pengambilan Keputusan Berjalan Seperti:
Anda masuk dalam sebuah situasi
Anda mendapatkan petunjuk-petunjuk berkaitan dengan situasi itu
Petunjuk memungkinkan kita mengenali pola (yang sudah kita olah berdasar
pengalaman kita)
Pola memunculkan skenario tindakan (apa yang harus kita buat ketika menemui
situasi tersebut)
Skenario tindakan dinilai melalui simulasi mental (anda membayangkan skenario
tindakan itu)

Anda mengambil keputusan intuitif

Anda melihat petunjuk, anda mengenali pola, dan anda mengetahui bagaimana anda
harus bereaksi. Pentingnya refleksi dan pemaknaan, agar pengenalan semakin mudah, dan pola semakin kuat. Kunci untuk menggunakan intuisi secara efektif adalah pengalaman-lebih khusus lagi, pengalaman yang bermakna (dunia nyata)-yang memungkinkan kita mengenali pola dan membangun model mental. Memperkuat intuisi maka adalah memperkuat basis pengalaman. Di dalam dunia petualangan, maka ada baiknya kita mencontoh mereka yang sering membuat dokumentasi dari perjalanan mereka, membuat catatan perjalanan dan refleksi atas pengalamannya itu.

Kita tidak bisa tergantung hanya kepada informasi, kepada prosedur, dan kepada kemampuan analitis. Semua penting, tetapi tetap pada akhirnya anda harus mengambil keputusan yang sifatnya intuitif. Dalam survival, seringkali adalah suatu kesalahan fatal mereduksi keputusan kedalam piliha kualitatif. Dihadapkan kepada dua jalur yang berbeda. Satu terlihat curam, dan yang lain terlihat lebih landai, intuisi anda bisa mendorong anda memilih jalur yang lebih curam, walau pun jalur yang lebih landai, seandainya dianalisi, ditimbang-timbang memiliki resiko lebih kecil. Namun, intuisi anda muncul. Pengalaman anda yang sudah diolah dan membentuk pola memunculkan petunjuk, dan skenario tindakan yang membawa anda kepada keputusan mengambil jalur yang curam.

Intuisi membuat anda aktif mengenali dan mencari pentunjuk. Prosedur, yakni ketika anda kaku mengikuti apa yang sudah direncanakan dengan tambahan birokrasi, membuat anda lebih pasif, tidak adaptif. Anda mungkin akan masuk ke dalam bahaya terlebih dahulu, ketika anda terlalu banyak menghabiskan waktu dengan prosedur dan analisis. Gunakan analisis untuk mendukung intuisi anda. Berhati-hati membedakan antara keinginan dan intuisi.

Kalau menurut Wuryanano pengertian intuisi dan cara membangkitkan dan mengenali intuisi adalah sebagai beikut:

Bagaimana caranya agar kita mendapatkan wawasan intuisi? Para peneliti tentang otak dan pikiran sudah menemukan bukti fisik tentang kekuatan pikiran pada waktu mereka memetakan bagian-bagian otak yang berbeda. Sekarang ini sudah disetujui secara luas, bahwa fungsi intuisi selalu disertai dengan kinerja belahan otak kanan; yang merasakan informasi holistik, berupa lambang, gambar-gambar atau kiasan-kiasan. Sedangkan fungsi logika analitik selalu disertai dengan kinerja belahan otak kiri; yang merasakan informasi logika, bentuk linier garis lurus, yang secara berangkai memproses satu keping informasi secara bersamaan.

Dari penelitian para ahli sudah disepakati bahwa jika seseorang bisa mengkondisikan otak nya pada sebuah pancaran “gelombang alpha”, berkisar pada frekuensi 10 sampai 15 Hertz per detik, maka pikiran seseorang itu akan menjadi tenang dan rileks. Pada kondisi tersebut akan terjadi suatu reaksi lanjutan berupa aktifnya bagian otak sebelah kanan.

Kondisi inilah yang dibutuhkan untuk awal pemberdayaan dan pengembangan kemampuan otak kanan; yang pada gilirannya akan membantu untuk meningkatkan kekuatan intuisi kita. Tanpa kondisi frekuensi sekitar 10 sampai 15 Hertz per detik tersebut, pemberdayaan otak kanan akan sia-sia dan informasi tetap saja diserap secara otomatis ke dalam karakter otak kiri.

Mengembangkan otak kanan bukan berarti menyerang atau menghilangkan fungsi otak kiri yang rasional dan matematis itu. Pembelajaran mengembangkan kemampuan otak kanan secara intensif akan melengkapi cara berpikir seseorang, sehingga pola berpikirnya menjadi seimbang. Dalam jangka panjang, hal itu akan meningkatkan kualitas kehidupan yang positif dan dinamis bagi pribadi maupun lingkungannya.

Menurut Leonard Slain, dalam bukunya Art and Physic tahun 1991; perbedaan antara seorang artis seniman dan seorang ahli fisika terlihat dari caranya menganalisa persamaan matematika. Keduanya mungkin terlihat memandang sesuatu yang sama, tetapi mereka menginterpretasikan hal itu dengan cara berbeda; si seniman dalam bahasa lambang gambar dan kiasan-kiasan, si fisikawan dalam bahasa matematis. Sang seniman cenderung lebih menggunakan belahan otak kanannya, yang bertanggung jawab terhadap imajinasi kreatifnya, dan lebih banyak memakai kekuatan intuisinya untuk setiap aktivitas kerjanya. Sedangkan fisikawan lebih menggunakan belahan otak kirinya, berpikir dengan logika analitik.

Imajinasi kreatif, yang merupakan bagian dari karakter otak kanan adalah salah satu hal baik, tapi jarang sekali digunakan sebagian besar orang selama hidupnya. Andaipun itu digunakan, biasanya hanya faktor kebetulan semata. Hanya sebagian kecil orang menggunakan imajinasi kreatif tersebut dengan sengaja dan ditempatkan di pemikirannya.

Kalau tindakan otak dirangsang secara terus menerus, lewat impuls-impuls pemikiran imajinasi positif dan disertai dengan perasaan emosi jiwa; maka akan berpengaruh mengangkat orang tersebut jauh di atas cakrawala pemikiran biasa, dan terjadi aktivasi dari otak kanan; sehingga memungkinkannya bisa memiliki wawasan, ruang lingkup waktu dan kualitas yang tidak mungkin dicapai pada bidang pemikiran lebih rendah, seperti pikiran rutinitas.

Pada dasarnya, menggunakan teknik pikiran dengan kekuatan imajinasi kreatif ini dari bagian karakter otak kanan adalah agar kita menjadi semakin akrab dengan intuisi. Jika individu tersebut sudah mencapai tingkat pemikiran lebih tinggi ini, maka otomatis kemampuan pikiran kreatif diberi kebebasan untuk bertindak; imajinasi kreatif akan berperan langsung; dan jalan sudah dibuka agar indera ke enam bisa berfungsi.

Dan semakin sering Anda bergantung kepada kemampuan kreatif dari otak kanan ini, maka Anda akan mendesakkan kemampuan tersebut untuk impuls pemikiran Anda. Pada gilirannya, Anda akan semakin cepat tanggap terhadap suatu “intuisi”, yang akan mengarahkan tindakan-tindakan Anda selanjutnya.

Menurut para ahli peneliti, suatu pemikiran bersifat seperti arus listrik, yang mengalir dari sel ke sel di dalam otak dan melewati sejumlah reaksi kimia. Sekarang sudah ada peralatan elektroda (Electroencephalographic) untuk melihat gelombang otak pada saat berpikir dan membayangkan sesuatu.

Jadi Anda dapat melihat terjadinya perubahan pada gelombang otak, pada saat ada perubahan pemikiran dan membayangkan sesuatu. Kemudian jika Anda dapat meningkatkan reaksi kimia pada hubungan diantara urat syaraf di dalam otak, maka Anda dapat mempercepat daya pikir selanjutnya.

Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan kekuatan pikiran imajinasi kreatif dalam memvisualisasikan pikiran Anda; sehingga akan meningkatkan proses biokimiawi di dalam otak Anda, dan pada gilirannya menyebabkan kondisi pikiran akan menjadi “lebih intuitif”. Pikiran akan lebih cepat tanggap terhadap ide atau gagasan dalam keadaan pemikiran lebih tinggi; yang tidak bisa dicapai individu dalam keadaan pikiran biasa.

Singkatnya, dengan cara mengubah fungsi biokimiawi dan elektrika sel-sel di dalam otak dengan pemikiran-pemikiran imajinatif, maka potensi-potensi kreatif akan dapat kita keluarkan dan kita manfaatkan.

Kekuatan intuisi atau sering disebut “indera ke enam” ini merupakan sebuah kemampuan yang membedakan antara individu jenius dan individu biasa-biasa saja. Anda akan mendapatkan banyak sekali manfaat dari indera ke enam. Melalui indera ke enam (intuisi), Anda akan mendapat peringatan tentang ancaman bahaya tepat pada waktunya; agar dapat menghindarinya; dan Anda akan diberitahu mengenai kesempatan pada waktunya, agar Anda bisa menangkapnya.

Gagasan yang diterima lewat kemampuan imajinasi kreatif, jauh lebih bisa diandalkan; sebab datang dari sumber kekuatan tak terbatas, dibandingkan jika itu berasal dari kemampuan pertimbangan akal logika saja.

Sebenarnya ada banyak cara untuk menggali dan mengembangkan kekuatan intuisi untuk bisnis Anda. Jika Anda percaya dan yakin, segera lakukanlah hal-hal berikut ini, untuk mengasah dan mengembangkan intuisi Anda:

Pertama, cobalah untuk mengingat-ingat darimana gambaran-gambaran, ide-ide, wawasan, firasat atau “ilham” Anda, yang muncul pada waktu itu. Kadang-kadang, kita tiba-tiba mendapatkan ide-ide atau gambaran ke depan, yang pada saat ini belum kita jalani. Ingatlah waktunya, prosesnya dan periksalah kejadian tersebut. Anda dapat menetapkan bagaimana perasaan saat itu, pertandanya atau gambarannya. Pusatkan perhatian pada bagaimana rasanya.

Ke dua, catatlah adanya suatu desakan apa? Yang Anda rasakan sangat mendorong Anda untuk melakukan sesuatu. Dan tanggapilah itu berdasarkan apa yang diarahkan oleh energi yang Anda rasakan tersebut.

Ke tiga, cobalah ceritakan pengalaman Anda tentang datangnya gambaran-gambaran firasat itu kepada orang lain, jangan Anda simpan sendiri pengalaman intuisi Anda. Bentuklah sebuah perkumpulan dari teman-teman Anda yang sepaham dengan Anda untuk berbagi pengalaman intuisi ini.

Ke empat, dengarkanlah dan bacalah pengalaman orang lain; jangan Anda remehkan atau Anda menganggapnya “angin lalu” cerita orang tentang hal-hal bersifat intuisi, firasat ataupun hal gaib. Cobalah memahami pengalaman orang lain, karena seringkali cerita pengalaman dari orang lain itu mengandung sebuah intuisi bisnis bagi Anda. Anda bisa memanfaatkannya.

Ke lima, seringlah melakukan dzikir “Laa ilaha illallah” dengan penghayatan khusuk, dan mengingat kebesaran Allah SWT yang menciptakan bumi dan seisinya ini. Dan yakinlah bahwa Allah pasti akan membantu Anda, jika Anda mempercayaiNya. Ingatlah firman Allah di sebuah Hadits ini: “Aku adalah sebagaimana yang diprasangkakan (dipikirkan) hambaKu kepadaKu”. Jadi selalu berprasangkalah (berpikirlah) yang baik-baik kepada Allah, maka Allah akan baik ke kita. Allah SWT selalu bersama hambaNya yang percaya kepadaNya. Jadi kalau Anda sudah selalu merasa bersama Tuhan; tidak ada sesuatupun yang akan bisa menghalangi Anda. Tiada Tuhan selain Allah. Maha suci Allah dengan segala firmanNya.

Ke enam, Anda bisa membangkitkan, melatih dan mengasah serta memanfaatkan kekuatan intuisi Anda lewat berbagai teknik meditasi, yang sudah saya bahas pada bab terdahulu di Blog Saya ini.

Adalah suatu fakta, bahwa manusia bisa menerima suatu pengetahuan akurat melalui sumber-sumber selain kelima panca indera fisik yang sudah kita kenal. Pengetahuan seperti itu biasanya dapat diterima, pada saat pikiran berada dalam kondisi di bawah rangsangan luar biasa. Suatu keadaan darurat apapun itu, yang membangkitkan emosi dan menyebabkan jantung kita berdenyut lebih cepat dibandingkan keadaan normal; maka hal itu biasanya akan memicu bangkitnya kekuatan luar biasa dari “indera ke enam”.

Anda sebenarnya bisa belajar mengenali adanya sinyal-sinyal intuisi tersebut. Biasanya sinyal-sinyal peringatan intuisi itu bisa berupa:

*
Pertama, seperti peringatan awal, dalam bentuk suara hati, gambaran-gambaran, suatu sensasi yang terasa janggal atau adanya sebuah perasaan halus yang sepertinya menyatakan bahwa akan terjadi atau telah terjadi hal-hal yang tidak pada tempatnya dan tidak semestinya atau sesuatu kebohongan tengah berlangsung.

*
Ke dua, sinyal peringatan itu akan terus berlangsung berulang-ulang dalam bentuk samar-samar, tetapi dengan tekanan yang lebih kuat namun halus. Pada saat Anda menerima sinyal-sinyal peringatan semacam tadi, sebaiknya jangan diabaikan begitu saja; tanyakan lebih dulu kepada diri Anda dan rasakanlah dengan perasaan dan emosi mendalam. Jika hal itu berhubungan dengan suatu intuisi, maka Anda pasti akan bisa menemukan maknanya.

Keunggulan intuisi

1. Mampu mendeteksi tanda awal adanya masalah dan mengenali peluang tanpa harus
mengumpulkan semua data yang relevan dan melakukan perhitungan yang diperlukan.

2. Salah satu manfaat yang paling penting dari intuisi adalah membuat kita waspada bahwa ada sesuatu yang salah, sekalipun kita tidak tahu apakah yang salah.

3. Salah satu harapan kita yang paling besar terhadap intuisi muncul ketika kita sedang bergelut dengan ketidakpastian.

4. Intuisi memungkinkan kita merespon petunjuk yang sebelumnya tidak kita kenali. Intuisi memungkinkan kita mengenali orang-orang dan memahami situasi hanya dalam hitungan detik.

5. Intuisi memungkinkan kita membentuk penilaian yang akurat dan masuk akal tentang orang lain dan keinginan mereka. Intuisi menyediakan peringatan awal tentang suatu bahaya sebelum kita sempat mengkhawatirkannya.

Penutup

Untuk menjadi seorang pengambil keputusan intuitif yang baik, anda harus terbuka dan peka terhadap perasaan dan petunjuk yang dikirim tubuh anda. Anda perlu memiliki sikap ingin tahu dan memanfaatkan semua pengalaman yang anda miliki dan mengolahkan menjadi pola-ola bermakna melalui refleksi. Anda akan memiliki pemahaman yang bagus tentang apa yang bakal terjadi. Anda akan bisa menjelaskan bagaimana asal mula situasi yang sekarang terjadi. Anda akan menyadari kelemahan diri anda. Anda bisa membayangkan interpretasi yang anda pakai salah. Anda penuh percaya diri, khususnya ketika menghadapi tekanan waktu dan
ketidakpastian. Anda bisa mengantisipasi masalah tepat pada waktunya untuk menghindari atau menetralisasinya. Anda akan menjadi menikmati tantangan ketika rencana anda berantakan karena itu merupakan peluang untuk menemukan solusi baru. Anda karenanya semakin siap menjadi penjelajah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: